free hit counters
Cara Mengajari Bayi Membaca Menggunakan Flash Card Baca
UXDE dot Net Wordpress Themes

Cara Mengajari Bayi Membaca 100 Kata Pertama

Posted by on
cara mengajari bayi membaca

cara mengajari bayi membaca

Cara mengajari bayi membaca bagi bunda atau pengasuh anak.  Pelajarilah dulu cara mengajari bayi membaca untuk mencapai hasil yang optmail dan mencegah timbulnya masalah dalam mengajar bayi. Meskipun pengasuh anak bisa mengajar bayi membaca, namun kami menyarankan bunda sendiri yang mengajarkannya. Waktu belajarnya hanya sebentar. Materi pelajarannya pun sedikit. Bunda bisa menikmati proses mengajar bayi yang menyenangkan dengan hasil yang mengagumkan.

Cara Mengajari Bayi Membaca

1. Carilah waktu, tempat dan suasana yang tepat. Mengajar bayi perlu dilakukan dalam suasana bermain yang menyenangkan bagi bayi dan bunda. Hindari suara atau benda-benda yang bisa mengalihkan perhatian bayi.

2. Lakukanlah dalam waktu yang singkat untuk menghindari kebosanan. Segera akhiri pelajaran sebelum anak kehilangan minat. Sebagian anak bisa bertahan selama tiga menit, sementara yang lain hanya satu menit. Hindari waktu belajar yang terlalu lama meskipun anak tampak antusias. Lebih baik anak belajar satu sampai tiga menit tapi konsisten selama 3 kali sehari dibandingkan belajar 10 menit tapi hanya satu kali. Yang penting bukan kuantitasnya tapi kualitasnya.

3. Tidak perlu memberi penjelasan agar anak tidak bingung. Ketika memperlihatkan kata “rumah”, cukup katakan “Ini dibacanya rumah”. Hanya itu saja. Kemudian ganti dengan kartu lain. Flash card bayi dan balita memang dirancang untuk belajar secara “flash” atau kilat. Sebagian bunda awalnya meragukan tips mengajar membaca secara cepat, namun setelah dipraktekkan ternyata memang itu yang terbaik bagi bayi yang rentang perhatiannya sangat pendek dan mudah teralih.

4. Ucapkanlah setiap kata dengan suara yang jelas dan lafal yang benar. Misalnya kata “roti” tidak boleh diucapkan “oti”, atau “susu” menjadi “cucu”

5. Biarkanlah kemampuannya berkembang secara alami.   Tidak perlu terburu-buru mengetes kemampuan membaca anak karena proses penyerapan pada setiap anak berbeda.

6. Sediakanlah buku-buku bergambar dengan kata-kata pendek dan ukuran besar agar anak terbiasa melihat susunan huruf yang membentuk kata dan susunan kata yang membentuk kalimat pendek.

7. Setiap kali anak melihat benda asli dari kata-kata yang sudah dipelajarinya, manfaatkanlah itu untuk mengulang pelajaran.  Misalnya tunjukkanlah segelas susu dan katakan, “ini susu”. Ketika bermain di taman, tunjuklah bunga dan katakan, “ ini bunga”.

8. Kalau anak tidak mau bekerjasa sama dan selalu menolak, bersikaplah fleksibel. Program belajar membaca 100 kata dalam waktu 36 hari tidak boleh membebani anak atau bunda.  Bahkan kalau programnya terpaksa mulur sampai 50 hari lebih, tidak masalah. Lanjutkan saja. Hindari segala bentuk pemaksaan.  Kalau berbagai upaya sudah dilakukan dan bayi masih belum mau belajar membaca sementara usianya terus bertambah besar,  maka pilihan terakhir adalah menempelkan flashcard di tempat-tempat yang sering dilaluinya.Misalnya di pintu kamar, tembok dekat kamar mandi, lemari, dll. Setiap kali anak melihat kata-kata yang tertempel itu, katakanlah, itu dibacanya “apel”, ini dibacanya “gelas”. Ini adalah salah satu pengalaman kami dalam mengajar salah satu buah hati kami yang mengalami spekrum autis ringan.  Cara mengajari bayi  membaca dengan cara tempel flash card adalah pilihan terakhir.

9. Hargailah kemauannya untuk belajar dengan memberi pelukan atau pujian.

10. Flash Card sebaiknya tidak diberikan kepada bayi sebagai mainan. Anak-anak cepat sekali bosan dan kehilangan minat untuk belajar bila flash card sudah dijadikan mainan yang dilempar, diinjak, dilipat, digigit atau dirobek. Simpanlah di tempat yang tidak terjangkau oleh anak.

Bagi bunda yang ingin mengetahui lebih banyak cara mengajari bayi membaca, kami menyarankan bunda mempelajari metode Glenn Doman.

Cara mengajari bayi membaca menggunakan flash card adalah artikel promosi flash card

About the Author

Bayi Pintar

pelopor flash card bayi dan balita. Produk berkualitas dan teruji sejak tahun 2007. Beberapa produk telah menjadi best seller di jaringan Toko Buku Gramedia dan Gunung Agung.

Comments are closed.