free hit counters
Adik Bayi Lahir, Berempatilah Terhadap Perasaan Kakak
UXDE dot Net Wordpress Themes

Adik Bayi Lahir, Bahagiakah Kakak?

Posted by on

adik bayi lahir

adik bayi lahir

Adik bayi yang baru lahir menambah keceriaan dan kebahagiaan di dalam rumah. Semua menyambut adik bayi dengan gembira. Namun mengapa ada kakak yang masih usia balita merasa tersaingi, merasa iri, merasa tidak nyaman, dan perasaan-perasaan lain yang belum bisa diungkapkannya dengan kata-kata. Banyak kasus anak balita yang berubah setelah kehadiran adik bayi di rumah.  Ada anak yang menjadi manja, mudah marah, atau mencari perhatian dengan sikap yang kurang baik. Ayahbunda yang bijak tentu tidak akan segera berreaksi negatif terhadap “ulah” sang kakak, tapi akan berempati dan mencari solusi terbaik.

Adik Bayi Lahir, Berempatilah Pada Perasaan Kakak

Persiapkan anak untuk menyambut kehadiran anggota keluarga baru sejak jauh-jauh hari. Berikan pengertian bahwa kehadiran adik bayi akan membuat suasana di rumah menjadi lebih menyenangkan.  Kelak adik bayi akan tumbuh semakin besar dan menjadi teman bermain.

Sebelum kelahiran adik bayi, siapkanlah kado istimewa untuk calon kakak. Kalau memungkinkan bisa juga minta bantuan saudara atau teman dekat untuk memberikannya kepada anak. Ucapkanlah selamat  bahwa dia sudah menjadi seorang kakak. Tentu saja ini akan menjadi kenangan yang indah. Kehadiran adik bayi ternyata membawa kegembiraan. 

“Selamat  ya nak, kamu sudah menjadi kakak! Dede pasti senang punya kakak seperti kamu!”

“Wah, sekarang kamu sudah jadi kakak! Nanti pasti seru deh kalau dede bayi main sama kakak”.

Bayangkan, bagaimana perasaan sang kakak ketika melihat semua orang yang datang ke rumah membawa kado untuk sang adik. Dan tidak ada satu orang pun yang ingat untuk memberi kado kepadanya. “Hebat amat nih Dede….. baru lahir aja udah banyak yang datang bawa kado!”

Hindarilah tindakan atau ucapan yang bisa membuat  anak merasa kehadiran adik bayi membuat Ayahbunda berubah. Luangkanlah waktu yang berkualitas untuk mengungkapkan rasa sayang,  memberi perhatian, dan bermain bersama. Jangan sampai sang kakak berpikir, “Aneh juga nih, kehadiran Dede bayi kok membuat semua berubah di rumah ini! Papa dan Mama cuma sayang sama Dede!”

Berempatilah terhadap perasaan anak. Jangan membebaninya dengan tanggungjawab yang belum dimengerti oleh anak. Kalau mau memberikan nasihat , gunakanlah kata-kata yang sederhana dan tidak  berisi tuntutan. Jangan mengaitkan adik bayi ketika menegur atau memberi sanksi kepada anak.

“Kamu kok cengeng sih! Kalau adik bayi menangis gapapa, karena dia belum bisa bicara!”

“Kamu kan sudah besar! Malu dong sama adik bayi!”

“Kamu kok makannya lama sekali, kalah sama adik bayi!”

 “Sana-sana pergi, ibu lagi menyusui adik bayi!”

“Kamu gak sayang ya sama adik bayi!”

“Awas, kalau kamu mengganggu adik bayi, nanti ibu hukum!”

Cinta Ayahbunda kepada kakak pasti tidak berkurang meskipun sibuk menyambut dan melayani anggota keluarga baru yang menguras waktu dan energi. Tulisan ini hanya untuk  mengingatkan Ayahbunda yang khilaf atau terlalu sibuk.  Dengan sikap bijak, semua masalah yang timbul setelah kehadiran bayi pasti bisa diatasi.

About the Author

Bayi Pintar

pelopor flash card bayi dan balita. Produk berkualitas dan teruji sejak tahun 2007. Beberapa produk telah menjadi best seller di jaringan Toko Buku Gramedia dan Gunung Agung.

Comments are closed.